Sabtu, 08 Juni 2024

6/8/2024 Misteri Hilangnya Bobby Dunbar

Hilangnya Bobby Dunbar

“I know who I am, and I know who you are. And nothing else makes a difference”

Diwaktu senggang, aku senang sekali menonton atau membaca kisah misteri. Entah fiksi ataupun non fiksi.

Pada suatu hari, aku menonton video yang membahas suatu kasus dan entah mengapa sangat membekas. Berikut kisahnya:

Margaret Dunbar Cutright tiba-tiba menjadi penasaran akan asal-usul kakeknya yakni Bobby Dunbar. Bagaimana tidak, dimasa lalu, kakeknya terlibat kisah perebutan sengit setelah hilang 8 bulan.

Didasari atas rasa penasaran dan teknologi yang telah berkembang, Margaret memutuskan melakukan tes identifikasi DNA untuk meyakinkan garis keturunan dan identitasnya sebagai Dunbar.

Sebagai perbandingan, tes DNA dilakukan dengan membandingkan DNAnya dengan DNA milik sepupunya yang merupakan cucu dari adik kakeknya yang bernama Alonso. Dan rupanya, bbooom hasilnya tidak terduga.

1912

Robbert Clarence “Bobby” Dunbar yang selanjutnya kita sebut Bobby Dunbar merupakan anak sulung dari Keluarga Dunbar dan memiliki adik bernama Alonso. Keluarga Dunbar sendiri diketahui sebagai keluarga berada di lingkungannya dan masa itu.

Pada suatu hari, Robert (4 tahun) bersama Alonso serta kedua orang tua mereka pergi memancing di Danau Swayze. Namun naas, Robert hilang dari pandangan kedua orang tuanya dan baru mereka sadari saat akan pergi makan siang.

Polisi segera didatangkan untuk memulai penyelidikan dan warga sekitar melakukan pencarian besar-besaran disegala penjuru. Tak kunjung ditemukan, Bobby Dunbar diyakini telah tenggelam di danau Swayze.

Segala upaya dilakukan, dari pihak kepolisian berencana untuk meedakkan danau namun tak jadi dan berujung memotong bagian tubuh alligator di danau  untuk memastikan keberadaan fisik Bobby. Namun nihil.

Warga kota juga memberikan banyak bantuan kepada Keluarga Dunbar. Tak hanya bantuan fisik, mereka juga memberi dukungan berupa bantuan dana dari penggalangan donasi agar dapat digunakan sebagai hadiah seperti sayembara bagi siapapun yang bisa memberi informasi keberadaan ataupun informasi yang berhubungan dengan Bobby.

8 Bulan kemudian,

Polisi mengabarkan Keluarga Dunbar bahwa telah ditemukan seorang anak seperti Bobby Dunbar dengan pria dewasa yang berada di Misisippi.

Mendengar kabar tersebut, kedua orang tua Bobby memutuskan terbang dari Opelousas ke Misisippi untuk segera melihat laporan polisi.

Di Misisippi, polisi mengamankan anak yang terduga Bobby Dunbar bersama pria dewasa yang rupanya bernama William Cantwell Walters. Dari keterangan William, diperoleh informasi bahwa anak yang bersamanya merupakan Bruce Anderson, keponakannya. Bruce merupakan putra dari hubungan diluar nikah kakak laki-laki William dengan asisten rumah tangga keluarga mereka yang bernama Julia Anderson.

Selain itu, William juga memberikan informasi bahwa ibu Bruce, Julie kerap kali menitipkan Bruce untuk dirawat bahkan kini telah dia asuh selama 1 tahun.

Mendengar pernyataan tersebut, polisi meragukan William. Hingga akhirnya Keluarga Dunbar (Ayah Ibu Bobby Dunbar) telah sampai dan bertemu terduga Bobby.

Tidak diketahui dengan jelas bagaimana situasi pertemuan kala itu, namun Ibu Bobby meminta waktu kepada polisi untuk memandikan terduga Bobby sehingga dapat memastikan tahi lalat dan bekas luka pada badan anak itu.

Walaupun awalnya tidak yakin apakah anak itu Bobby atau bukan, namun pada anak itu ditemukan tahi lalat dan bekas luka yang serupa dengan milik Bobby. Sehingga, keluarga Dunbar membawa anak itu pulang ke Opelousas.

Di Misisippi, setelah mendengar kabar bahwa putranya diakui sebagai anak Keluarga Dunbar, Julia Anderson menjadi kebingungan dan sangat sedih.

Atas dasar simpati, warga kota Misisippi dan agen surat kabar, memberikan biaya perjalanan pada Julia untuk menemui anaknya di Opelousas.

Setelah tiba di Opelousas, Julia dites oleh polisi dengan memberikan lima anak yang identik. Namun, dalam tes tersebut, Julia tak berhasil sebab Dia sendiri tak yakin dengan anak bernama Bobby yang dia kira Bruce.

Julia pada akhirnya meminta waktu pada polisi untuk memeriksa anak tersebut dan mulai yakin bahwa itu adalah Bruce anaknya.

Namun, apalah-apalah, media terlanjur mengabarkan kegagalan Julia dalam mengidentifikasi Bruce pada tes yang dibuat oleh polisi sehingga publik geram dengan Julia.

Melihat keributan yang terjadi akibat perebutan anak bernama Bobby atau Bruce itu polisi mulai pusing. Kedua ibu ini sama-sama tak yakin. Bocahnya juga diam saja.

Pada akhirnya, kasus ini maju ke persidangan. Keluarga Dunbar menyewa pengacara handal untuk meyakinkan bahwa anak ini adalah putra mereka yang hilang yakni Bobby Dinbar.

Julia yang memang hidup susah, tidak mampu menyewa pengacara dan menerima ejekan sebab Ia sendiri merupakan ibu yang gagal mengidentifikasi putranya dan tidak becus mengurus anak sebab menitipkan putranya sampai 1 tahun. Terlebih jejak Julia yang telah dua kali hamil diliar nikah, anak pertamanya meninggal sebab sakit, dan anak keduanya Ia titipkan kepada keluarga lain yang mampu.

Maka dari itu, sentimen publik ke Julia semakin buruk.  

Pada akhirnya, bocah itu melanjutkan hidup sebagai Bobby Dunbar sesuai putusan pengadilan.

Bertahun-tahun kemudian Bobby Dunbar (versi hasil pengadilan) telah tumbuh dewasa dan memiliki 4 anak. Salah satunya bernama Bobby Dunbar Jr., sempat menanyakan tentang asal usul ayahnya sebab kisah perebutan ayahnya sangat legendaris. Dan dijawab sebagai berikut

“I know who I am, and I know who you are. And nothing else makes a difference”

Kini, kita tahu bahwa Bobby Dunbar (versi pengadilan) memang benar Bruce Anderson. Entah apa gerangan Bruce kecil sampai hati memutuskan hidup sebagai Bobby Dunbar hingga akhir usianya.

Yang jelas, akibat kekepoan cucunya dimasa depan siapa kira rahasia besarnya terungkap dan membuat kehebohan dikalangan Keluarga Dunbar.

Yang jelas, sampai kisah ini ditulis, tidak diketahui keberadaan Bobby Dunbar yang asli

 -mils

 

 

 


Jumat, 07 Juni 2024

6/7/2024 Review Film House of Hummingbird

Review Film House of Hummingbird


Pernah gaksi, nonton film tapi efek setelah nonton jadi hampa?

Kali ini, aku akan mereview salah satu film yang nyebabin aku ngerasa hampa sesaat setelah menontonnya yakni berjudul “house of hummingbird”

Sekedar TMI (too much information) judul dalam film ini merepresentasikan burung kolibri yakni spesies burung terkecil yang mampu mengeluarkan suara keras namun juga cantik.

Film yang juga diproduseri Kim Bora ini bergenre coming of age dan mengangkat tragedi nyata pada tahun 1994 serta polemik yang terkadang terjadi di kehidupan.

Film ini berkisah tentang kehidupan Eun-hee (diperankan Park Ji-hoo), remaja 14 tahun yang mulai mengeksplor diri, memahami kehidupan beserta problematikanya yang terjadi disekitarnya. Kehidupan keluarga, sekolah, interaksi sosial, rasa penasaran, dan menerima keadaan semuanya diramu dalam satu film ini.

Saat aku menonton film ini, aku merasa daya tarik berupa tone warna yang aestetik, pelan, dan tenang. Hanya saja, aku rasa suasana filmnya amat suram.

Suram yang kumaksud adalah akting paripurna dari seorang Park Ji-hoo yakni berhasil menciptakan kesan remaja yang kesepian, lemah, dan secara batin terluka.

Karakter Eun-hee memang jauh dari kata sempurna. Hidupnya amat sulit walau dari luar nampak monoton yang baik-baik saja.

Eun-hee yang kesepian menjadi remaja yang salah pergaulan sebab tumbuh dengan rasa penasaran tanpa bimbingan. Menyebabkan Eun-hee kurang bisa mengambil keputusan dan belum bisa membedakan hal baik dan buruk.

Sampai akhirnya, Eun-hee bertemu sosok yang mengubah pandangannya dan berhasil memahaminya yakni tutor Bahasa Mandarin bernama Kim Youngji (diperankan Kim Sae-byuk).

Aku memahami, kisah yang disajikan tidak sederhana dan mungkin tidak akan ngena pada beberapa orang. Namun, yang ingin aku bicarakan adalah, film ini membawa nostalgia pada beberapa orang dewasa yang berhasil melewati masa remajanya.

Ada kalanya, dinamika kehidupan rumit, ada kalanya, hidup dipenuhi kekecewaan sama seperti yang dialami Eun-hee. Namun, pada akhirnya yang bisa dilakukan adalah menerima kenyataan dan melanjutkan kehidupan.

Aku sangat merekomendasikan film ini terutama bagi siapapun yang menyukai film indie dan menyukai genre coming of age



6/6/2024 Apa itu Intoleransi Laktosa? Kenapa Tiba-Tiba seperti Gaya Hidup Masa Kini?

 

Apa itu Intoleransi Laktosa? Kenapa Tiba-Tiba seperti Gaya Hidup Masa Kini?

Sadar atau tidak sadar, belakangan terdapat fenomena yang membuatku agak penasaran.

Tentang intoleran laktosa.

Awal mulanya, aku berpikir nyeleneh seperti dibawah ini:

"halah, inimaah cuma akal-akalan doang"

sampe akhirnya, aku yang semakin renta ini harus menyadari kalau aku juga mengalaminya😂

Selain itu, menyadari fenomena ini juga nyata terjadi beberapa orang. Akhirnya aku mencari tahu. Dan berikut ini serba-serbi Intoleran Laktosa.

Definisi Intoleransi Laktosa

Intoleransi laktosa (lactose intolerance) merupakan gangguan pencernaan yang terjadi karena tubuh tidak mampu mencerna laktosa dengan baik. Hal tersebut dikarenakan terdapat kekurangan enzim laktase yang bertugas memecah laktosa dalam usus kecil.  

Lalu, apa aitu laktosa? Sederhananya, laktosa adalah produk gula yang ditemukan dalam susu atau olahan susu. Sehingga, Intoleransi laktosa berbeda dengan alergi terhadap susu.

Penyebab

Penyebab Intoleransi Laktosa lebih spesifik dibedakan menjadi 3 jenis:

Intoleransi Laktosa Primer

Intoleransi laktosa primer yakni apabila seseorang dapat mengonsumsi susu atau olahan susu tanpa mengalami gejala intoleransi laktosa seperti gangguan pencernaan. Namun, dikarenakan usia yang bertambah dan konsumsi susu berkurang, menyebabkan produksi enzim laktase menurun. Maka dari itu, sistem pencernaan tak lagii bisa mencerna laktosa dengan optimal.

Intoleransi Laktosa Sekunder

Intoleransi laktosa sekunder terjadi akibat masalah Kesehatan tertentu seperti radang usus, infeksi usus, Crohn’s disease, ataupun konsumsi jangka panjang antibiotic dan kemoterapi.

Intoleransi Laktosa Bawaan

Intoleransi laktosa bawaan terjadi akibat kelainan genetik.

Dalam sumber yang saya temukan, intoleransi laktosa umum terjadi pada orang Amerika keturunan Asia, Amerika Afrika, Amerika Meksiko, dan penduduk asli Amerika.

Gejala 

Gejala yang kurang nyaman akan dialami seseorang dengan intoleransi laktosa kurang lebih 30 menit hingga 2 jam setelah konsumsi susu ataupun olahan susu. Gejalanya berbeda-beda. Namun contoh gejalanya antara lain:

Diare, Kram Perut, Nyeri Perut, Kembung, Flatulensi (Mengeluarkan gas secara berlebihan), Mual dan Muntah.

Lalu, gejala yang dirasakan bisa berbeda-beda dikarenakan tiap orang produksi ensim laktase yang berbeda dan tergantung banyaknya laktosa yang dikonsumsi. 

Untuk Langkah awal, seseorang dapat melakukan konsultasi dengan tenaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan fisik. Namun, untuk pemeriksaan yang lebih spesifik dapat dilakukan:

Tes intoleransi laktosa

Tes toleransi laktosa

Tes dilakukan dengan pasien mengonsumsi susu atau olahan susu yang mengandung laktosa tinggi lalu diambil sampel darah untuk diperiksa kadar glukosanya. Bila kadar glukosanya tidak meningkat maka ada indikasi intoleransi laktosa

Tes keasaman feses

Sampel feses diperiksa untuk mengetahui kadar glukosa, asam laktat, dan asam lemak

Tes napas hidrogen

Tes ini serupa dengan laktosa, namun sampel yan diambil adalah kadar hidrogen dalam napas. Bila ditemukan kadar hydrogen yang tinggi maka terindikasi intoleransi laktosa.

Perawatan

Seseorang dengan intoleransi laktosa dapat memulai membatasi konsumsi makanan ataupun minuman dengan kandungan laktosa yang tinggi seperti susu kambing atau susu sapi serta produk olahannya.

Meskipun sulit, hal tersebut dapat dilakukan perlahan. Seperti memulai untuk mengurangi konsumsi produk  dengan laktosa tinggi secara perlahan, mengamati produk yang akan dikonsumsi. Apakah mengandung laktosa atau tidak

Hal tersebut, dikarenakan tidak terdapat pengobatan spesifik terkait intoleransi laktosa.

Terakhir, apakah kalian merasakan gejala ini? 


Sumber:

  • https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-intoleransi-laktosa
  • https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/lactose-intolerance
  • https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1604/in-toleran-laktosa
Sumber gambar: 
  • https://www.mishry.com/most-popular-dairy-products

Rabu, 05 Juni 2024

6/5/2024 Menelisik Makna Buah Delima

Pada pertengahan Bulan Mei, Aku yang menganggur (sampai sekarang) memutuskan untuk menonton Film Thailand yang dibintangi aktor favoritku yakni Billkin. Yang awalnya nonton diawal pemutaran karena takut turun layar dengan cepat, rupanya kini film tersebut telah menjadi Film Thailand yang paling banyak ditonton di Indonesia.

Judul filmnya “How To Make Billions Before Grandma Dies”


Dalam film tersebut, terdapat satu detail yang menurutku, akan sangat asyik ditelusuri yakni detail tentang Buah Delima. Yang bakal menjadi topik utama tulisanku hari ini.

Peringatan, Tulisan ini mungkin sedikit mengandung spoiler tentang film tersebut.

Dalam film tersebut, secara tak terduga, Amah memperlihatkan kasih sayang dan perhatian kepada cucunya, M. Salah satunya dengan merawat Buah Delima. Apa hubungannya?

Tatkala putra bungsunya, Soei mabuk dan meracau ingin memetik Buah Delima di depan rumah Amah, Amah melarangnya.

Scene itu sebenarnya samar. Namun, selanjutnya dijelaskan bahwa Amah menanam Pohon Delima tersebut tatkala M lahir ke dunia. Amah juga dengan telaten merawat pohon tersebut hingga berbuah dan tumbuh subur. Lalu, Amah menempati janjinya yakni intinya, hanya M yang boleh memiliki Buah Delima dari pohon yang ditanamnya (Oiya, sebenarnya ini ada keterkaitan dengan plot twist di film ini).

Sepulangnya dari menonton film, aku mulai mencari tahu terkait Buah Delima. Sesuai latar belakang tokoh dalam film tersebut yakni Chinese-Thailand, Buah Delima disimbolkan atau identik dengan kesuburan, kemakmuran, dan umur panjang. Buah yang bewarna merah tersebut, rupanya kerap kali disajikan dalam Perayaan Imlek dan dipercaya akan membawa keberuntungan.

Bijinya yang banyak, dipercaya dapat membawa kesuburan dan disimbolkan melimpahnya benih-benih keturunan yang banyak, berbudi luhur dengan masa depan yang diberkati. Buah Delima juga disimbolkan sebagai kelimpahan rezeki dan kekayaan serta kehidupan keluarga bahagia yang harmonis, cocok dengan harapan Amah terhadap keluarganya dalam film “How To Make Billions Before Grandma Dies”

biji buah delima

Beralih pada latar belakang lain, Buah Delima disimbolkan dalam kesuburan pernikahan di Suku Badui Timur Tengah dan bijinya yang melimpah dimakan oleh pasangan yang baru menikah tersebut dengan harapan dapat mempunyai banyak anak. Legenda menyatakan dalam Buah delima yang memiliki biji melimpah, salah satunya berisi biji yang turun dari surga.

Terlepas dari banyaknya simbol dan lambang positif dalam beberapa latar belakang didalamnya, Buah Delima sendiri juga sangat bermanfaat bagi tubuh. Buah tersebut mengandung banyak antioksidan salah satunya senyawa ellagitannin yang dapat mengatasi peradangan dalam tubuh.

Sumber:

https://www.rri.co.id/aceh/hiburan/140951/jadi-buah-khas-imlek-kenali-makna-delima

https://www.healthline.com/nutrition/12-proven-benefits-of-pomegranate#3.-May-help-keep-inflammation-at-bay

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1118911/

Selasa, 04 Juni 2024

6/4/2024 Bila ada waktu 3 jam untuk gabut, edisi Oro-Oro Dowo

Kembali lagi Bersama Mils :))

Untuk hari ini, aku akan menulis “Bila ada waktu 3 jam untuk gabut, edisi Oro-Oro Dowo”

Sekedar chit-chat singkat. Aku pernah hidup di Malang Kota selama bertahun-tahun sebelum kembali ke kampung. Walaupun begitu, Aku adalah tipikal nolep alias lebih suka berleha-leha di asrama/kos. 

Jangan tanya kenapa, yang jelas saat ini Aku agak menyesalinya. Walaupun begitu, terkadang aku juga pergi kok, dengan teman akrab tentunya. Waktu itu, Aku pergi setelah sekian lama bersama teman baik SMA-ku dan terpilihlah destinasi “Oro-Oro Dowo” kuy.

Oro-Oro Dowo merupakan salah satu wilayah yang sangat aksesable di Kota Malang (termasuk kendaraan umum seperti angkot). Dan beberapa tahun terkahir menjadi primadona karna Pasarnya yang bersih dan mengantongi berbagai rekomendasi dari para tiktokers serta selebgram. 

Hari itu, kami bertemu di Taman Merbabu (Aku biasa menyebutnya Taman Nivea).

Kami memulai perjalanan ke Pasar Oro-Oro Dowo dengan berjalan kaki melewati Hutan Kota Malabar.

Oiya sekedar Too Much information (TMI) ada pengalaman (lain hari) dimana aku mengikuti kegiatan walking tour dan mengetahui fakta bahwa Hutan Kota Malabar telah ada sejak jaman kolonial Belanda. Dulu, Hutan kota Malabar merupakan lahan kosong yang dimanfaatkan sebagai daerah resapan (pemandu mengatakan, resapan air yang berupa daerah cekungan atau kolam dan masih ada di dalamnya) serta dimanfaatkan sebagai tempat bermain anak-anak kala itu. Oiya, jaman itu Hutan Kota Malabar disebut “Bozem”


Hutan Kota Malabar dikukuhkan oleh Pemerintah Kota Malang pada tahun 2013 sebagai ruang terbuka hijau, daerah resapan air, paru-paru kota, serta tempat rekreasi. Aku sendiri, sangat menyukai berjalan-jalan dipinggir Hutan Kota Malabar. Mengapa aku tidak masuk? Tentu karena aksesnya ditutup tiap aku kesana. 

Walaupun begitu, aku pernah kesana sekali saat masih duduk di bangku SMA, aku menyadari banyak pohon ditanam dengan keterangan seperti nama pohon, nama ilmiah, namun aku tidak pernah menyadari cekungan atau kolam yang diceritakan oleh pemandu.

Nah, setelah melewati Hutan Kota Malabar, kami memasuki area Pasar Oro-Oro Dowo. Kami sebenarnya ingin membeli berbagai makanan yang sedang banyak diperbincangkan seperti Kue Lumpur, Bakso Bakar, Nasi Bakar. Namun antrian seperti semut yang berbaris alias waduh keburu pingsan nih. Jadinya kami membeli makanan yang antriannya tidak separah itu.

Setelah berjalan-jalan sebentar mengitari dagangan didalam pasar, Kami memutuskan untuk piknik dipinggir jalan disekitar Hutan Kota Malabar untuk memakan makanan ataupun jajanan yang telah dibeli. Suasana hijau rindang, tidak begitu banyak polusi, dan sangat menyenangkan. Setelah itu, kami mengobrol singkat dan memutuskan untuk pulang cepat karena terdapat kelas online dadakan.

Walaupun begitu, agendaku di Oro-Oro Dowo berlanjut keesokan harinya. Bersama teman kos, Aku memutuskan untuk duduk-duduk santai di Taman Merbabu, gabut melihat muda-mudi, anak-anak bermain bola, tupai yang beraktivitas. 

Beberapa menit berlalu, kami memutuskan untuk berjalan kaki menemukan tempat rekomen di Oro-Oro Dowo dan cling kami sampai di sebuah toko bunga yang tidak terduga lokasinya. Koleksi bunganya juga sangat lengkap dan segar-segar. Oiya, nama tokonya Toko Bunga Wahana Kreasi Flora (WKF). Selesai cuci mata, kami pun memutuskan pulang.

 

Setelah melakukan kegiatan tersebut, aku jadi menyadari bahwa Oro-Oro Dowo sebenarnya sangat cocok dijadikan opsi untuk duduk-duduk gabut bila tak ada kerjaan atau bingung mencari kesibukan. Dengan 3 jam saja, menurutku bisa digunakan untuk mengeksplore wilayah tersebut dari Taman Merbabu ke Hutan Kota Malabar lalu ke Pasar Oro-Oro Dowo, dan yang terakhir Toko Bunga.  

-mils

Senin, 03 Juni 2024

6/3/2024. Kenapa Pohon itu Ada Dimana-mana? Mengenal Pohon Ketapang Kencana

Hal yang paling sering aku lakukan saat tidak ada kerjaan adalah bengong. Selama bengong, biasa terlintas berbagai pertanyaan random. Nah, untuk topik di blog hari ini, aku akan menuangkan salah satunya.

Disuatu siang yang sangat panas, aku berjalan di trotoar jalan untuk pulang. Aku merasa, trotoarnya sangat tidak ramah untuk pejalan kaki terlebih disiang hari. Lalu, skip ke beberapa hari kemudian, aku melihat sudah tertanam pohon-pohon yang dikatakan bibit terlalu besar, namun bila disebut pohon utuh terlalu kecil. Mungkin 1 meter lebih sedikit. Aku rasa, pihak kampus mendengar suara batinku. Lama-lama, pohon itu semakin besar, dan nampak semakin rindang. Walau aku tidak lagi berjalan kaki secara rutin, dampak teduhnya terasa meski tak seampuh pohon-pohon sebelumnya yang ditebang.

dokumentasi pribadi: penampakan Pohon Ketapang Kencana di pinggir trotoar kampus setelah beberapa tahun ditanam


Lalu skip lagi, ada suatu masa anak muda yang gak muda-muda banget ini jalan-jalan ke café bersama temen lama. Saat ke café untuk sekedar makan minum cantik, eh malah salah fokus pada pohon peneduh di café itu. Dalam batinku, sepertinya pohon itu sedang hype dimana-mana ya. Di trotoar kampus ada, di café ada, di rumah-rumah aestetik yang sering kulewatin ada. Aku jadi penasaran, itu pohon apa sih? Kenapa semua memilih menanam pohon itu? Apa istimewanya pohon itu?

dokumentasi pribadi: Pohon Ketapang Kencana di depan rumah aestetik yang aku lewati


Nah, sekian ceritaku yang ditutup beberapa pertanyaan random itu. Maaf karna agak panjang.


Tak lama setelah terbit pertanyaan-pertanyaan random itu, terjawablah bahwa nama pohon itu adalah Pohon Ketapang Kencana. Ingat, yang ada kencana-nya! 

Aku tahu karna mencari tahu? Tentu, tidak. 

Aku tahu sebab timeline twitterku tiba-tiba terdapat postingan yang membahas pohon itu. Baik, kini mari fokus pada Bintang utama topik kali ini, Pohon Ketapang Kencana. Pohon yang memiliki nama ilmiah Terminalia mantaly tersebut berhabitat asli di Madagaskar. Pohon Ketapang Kencana bisa tumbuh hingga lebih dari 15 meter dan biasa dimanfaatkan sebagai tanaman penghias taman atau sekedar penghidup di area publik. Tak hanya itu, bagian Pohon Ketapang Kencana seperti kulit batangnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat herbal untuk mengatasi disentri.
 
Bila ditanam dipinggir jalan (seperti narasi awal yang aku sampaikan) Pohon Ketapang Kencana akan ditanam dalam jumlah banyak dan berbaris. Keunikannya, jelas terdapat pada bagian daun-daun kecilnya yang bergerombol dengan dahan lurus yang seperti membentuk payung teduh alami dan juga Pohon ketapang Kencana dapat tumbuh dengan cepat dalam beberapa tahun saja. Pohon Ketapang Kencana merupakan tumbuhan outdoor sehingga sangat doyan cahaya matahari.

Namun, ada sesuatu yang perlu dipikirkan dari tumbuhnya Pohon Ketapang Kencana. Sebab hype yang tinggi, terdapat ketidaktepatan lokasi penanaman pohon ini. Walau sangat bermanfaat sebagai peneduh alami dan menambah keaestetikan suatu tempat, dianjurkan untuk tidak menanam pohon Ketapang Kencana di rumah. Benar, di rumah. Alasannya, karena Pohon Ketapang Kencana cenderung susah untuk diurus ketimbang pohon lain. Daunnya yang mini dan bergerombol lebat akan mempersulit proses pembersihan dan sedikit mengganggu saat gugur. Akarnya akan tumbuh memanjang dan sangat kuat, bersifat destruktif atau merusak bangunan mulai dari tembok hingga ubin keramik disekitarnya. Maka dari itu, bila ada keinginan untuk menanam pohon hias bisa memilih alternatif lain seperti Pohon Tabebuya, Pohon Solobium (Pakis Brazil), Bonsai Cemara Udang. 

dokumentasi pribadi: Poton Tabebuya (tapi belum ada bunga bermekaran)


Pohon Ketapang Kencana memang meredam panas, memberikan sensasi rindang bagi tanaman ataupun manusia yang meneduh dibawahnya. Namun, memang lebih baik ditanam di area publik yang luas seperti pinggir jalan, pinggir lapangan, café, ataupun taman kota. Nah, sekian topik blog hari ini dari aku. Apabila ada salah kata atupun koreksi terhadap info yang tidak tepat, aku sangat-sangat terbuka untuk menerimanya.


Sumber: Ketapang Kencana: https://ayoketaman.com/web/pohon/Y1oyRjVBSFFxdkxQcFNNaXZsMy8vdz09 Ketapang Kencana: https://aset.dlh.tanjungpinangkota.go.id/berita/artikel/78-ketapang-kencana

Jumat, 31 Mei 2024

1. Apa yang Akan Terjadi? Pesan Untukku di Masa Depan

 

Pesan Untukku di Masa Depan

Aku selalu mengasosiasikan masa depan dengan langit

Menurutku, masa depan merupakan hal yang paling tidak pasti. Siapapun seperti menebak apa yang akan terjadi. Beberapa akan mengupayakan yang terbaik dengan mempersiapkan diri, merencanakan banyak hal, dan terus memotivasi. Beberapa memilih pasrah dan menjalani hari-hari tanpa banyak upaya. 2 kategori tersebut tentu saja karanganku yang subjektif. Aku tidak tahu pasti bagaimana seseorang menyikapi masa depan. Untukku, aku merupakan kategori yang kedua.

Sebenarnya, aku tidak begitu suka terhadap obrolan spesifik terkait masa depan. Saat mengetahui tema ini aku terdiam sesaat dan mulai bingung memikirkan apa yang akan kutulis. Akupun merasa, tulisan pertamaku ini akan terasa sangat personal dan kubiarkan begitu saja. Mungkin, tulisan ini akan lebih mirip jurnal atau diary atau apalah itu. Biarpun begitu, aku akan mencoba menulisnya dengan sedikit lebih baik semampuku.

Untukku, pesan pertama. Aku harap aku bisa menjalani hidup lebih baik daripada hari dimana aku menulis pesan ini. Aku harap aku bisa menjadi pribadi yang berdamai atas apa yang terjadi di masa lalu. Aku juga ingin memperoleh kebahagiaan versiku yakni sehat secara fisik dan mental, mempunyai kemampuan finansial yang stabil dan dapat menjalani hidup sesuai keinginanku.

Lalu, pesan kedua. Aku tidak yakin menulisnya. Namun aku ingin tetap hidup. Melihat lebih lama waktu di dunia terus berjalan. Hal baik ataupun hal buruk aku ingin melewatinya dengan berani. Aku tahu hidup mungkin tidak mudah terlebih banyak hal mengerikan terjadi baru-baru ini. Tentu saja ini bukan pilihan ataupun salah kita namun ini semua terjadi saat kita masih hidup jadi kurasa ada baiknya menerimanya.

Aku menyadari pesanku sangatlah klise dan juga umum. Namun, hanya itu yang terlintas dalam benakku. Aku harap siapapun yang membacanya cukup terhibur alih-alih bingung karna sebenarnya akupun terhibur akan tulisanku, yang bagiku sendiri cukup serius dari biasanya. Selain itu, aku ingin tulisan ini menjadi reminder bahwa aku pernah dalam kondisi cukup serius memikirkan masa depan.

Terakhir, ini tentang isi paragraf terakhir. Aku sangat ingin menjadi bagian dari Komunitas ODOP. Aku harap tulisan ini dapat membukakan jalan untuk aku bisa memperoleh salah satu keinginan itu. Lalu (ini benar-benar terakhir) aku ingin siapapun yang membaca tulisan ini dapat terhibur serta memberiku masukan akan tulisanku.


#ODOP2024 #KomunitasODOP2024 #OPRECODOP2024
#RekrutmenODOP2024


-mils